YM DENGAN TEAM KAMI

Untuk Survey Lokasi Hub 021 32770956

Tentukan target objek yang diawasi, kemudian tentukan ketinggian letak kamera.
Tujuannya agar tidak terlalu jauh dari area yang diawasi. Kemudian tentukan lokasi monitor, pilih bahan material instalasi seperti cabel dan connector yang baik.
Lalu pasang kameranya dan nikmati gambarnya.

Email Kebutuhan Anda ke :

info@cctvonlineindonesia.com
group@microtellindo.com

Jika membutuhkan bantuan dalam membuat Bill Of Quantity (BoQ) proyek anda, silahkan hubungi kami segera. Kami siap membantu secara cuma-cuma.

Promosikan Produk anda disini

Kami siap memberi informasi tentang CCTV ONLINE

Kami berusaha untuk memberikan pelayanan kepada pelanggan kami, kalau ada keterbatasan kami, mohon dimaafkan.
Hub kami 021 68861905 atau 082124990005 (SMS) atau email ke sales@microtellindo.com

Bengkokkan Jeruji Besi, Napi Rutan Batam Kabur, Aksi kabur napi terekam kamera CCTV rutan.

JERUJI BESIMat Bastari Bin Alamsyah (22) narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Baloi Klas II A Batam berhasil kabur melarikan diri dengan cara membengkokkan jeruji besi dengan pakaian, Jumat 5 Juli 2013 sekitar pukul 05.00 WIB.

Setelah berhasil membengkokkan jeruji besi, napi yang divonis 6 bulan penjara atas kasus pencurian ini kemudian memanjat pagar di dalam rutan lalu naik ke atap, lantas melompat keluar ke gedung Satuan Kerja (Satker) dan kabur melarikan diri ke arah Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Batam.

Kepala Rutan Baloi Klas II A Batam, Anak Agung Gde Khrisna mengatakan aksi kaburnya narapidana itu tidak diketahui sama sekali sama rekan satu sel, sebab saat kejadian turun hujan lebat dan tahanan lain sedang menunaikan shalat subuh.

Aksi kaburnya narapidana baru diketahui sekitar pukul 06.00 WIB, saat petugas menggelar apel untuk menghitung jumlah narapidana. Ketika dihitung ada satu narapidana yang kurang.

“Setelah dilakukan pemeriksaan di sel dan pengecekan CCTV baru diketahui ada satu narapidana yang kabur,” jelasnya.

Mat Bastari ditempatkan di paviliun C kamar nomor 5 yang merupakan sel tahanan bagi narapidana yang hendak bebas (minimum sekuriti) sebab 5 hari lagi atau tanggal 11 Juli mendatang pelaku sudah bebas dari menjalani masa tahanan.

“Pengamanan di sel tahanan itu tak seperti sel tahanan lain, sebab sel tersebut tempat narapidana yang hendak bebas. Selain pelaku, ada 5 narapidana lain di sel tahanan itu,” kata Agung.

Guna penyelidikan pihak Rutan Batam sudah berkoordinasi dengan Satreskrim Poltresta Barelang untuk mengejar dan mencari keberadaan pelaku.VIVAnews

Comments are closed.

x